Senin, 13 Desember 2010

SALEP GATAL-GATAL

Ini adalah katalog salep untuk gatal-gatal.
Lengkap dengan harga dan spesifikasi

BENOSON

CODE: R1
Harga Per Satuan Terkecil : Rp15,750.00
BENOSON krim



KOMPOSISI :


Benoson krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat) Benoson G krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat) + 0,1 % Gentamisin (sebagai sulfat) Benoson M krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat)+ 2 % Mikonazol nitrat
Benoson N krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat)+ 0,5% Neomisin Sulfat
Benoson V krim : 0,1% Betametason (sebagai 17 valerat)+ 3% Vioform




KHASIAT :


Betametason adalah salah satu golongan steroid yang mempunyai sifat sebagai antipruritik dan vasokontriktif. Gentamicin sulfat merupakan antibiotik aminoglikosida broad spectrum yang mempunyai sifat membunuh bacteri,Gentamicin berikatan secara irreversibel dengan sub unit 30Sdari ribosom bacteri,memblok sintesis protein dengan menghambat pergerakkan peptidyl-t RNA yang berhubungan dengan translokasi,juga meningkatkan frekuensi salah baca dari nilai kode genetik sampai interaksi kodon-antikodon yang tidak tepat. Mikonazol mempunyai aktivitas anti fungi terhadap dermatophyta dan spesies candida. Neomicin adalah antibiotika spektrum luas,banyak digunakan pada macam-macam infeksi kulit dan mukosa yang disebabkan mikroorganisme yang peka terhadap neomisin. Vioform mempunyai sifat bakteri fungisid yang digunakan secara lokal pada macam-macam dermatitis,termasuk ekstrim,impetigo,psoriasis akut,atopic dermatitis dsb.








INDIKASI :


Meringankan inflamasi dari dematosis yang responsif terhadap kortikosteroid (benoson krim)

* Bila inflamasi disertai infeksi bakteri sekunder dan jamur (Benoson N krim) atau gentamicin (Benoson G krim)
* Bila inflamasi disertai infeksi jamur (Benoson M Krim)
* Bila inflamasi disertai infeksi bakteri sekunder dan jamur (Benoson V krim)


KONTRA INDIKASI :

- Sensitivitas terhadap setiap komponen.
- Herpes simplex, vaccinia, varicella, chickenpox, tuberkulosis kulit.
- Rosacea, akne vulgaris dan perioral dermatitis, perianal dan gatal pada alat kelamin, erupsi napkin dan infeksi virus.


EFEK SAMPING :

- Reaksi alergi
- Hipersrnsitif.
- Pada pemakaian topikal dapat mengakibatkan efek samping lokal rasa terbakar,gatal,iritasi,kulit kering,folikutilis,hipertrikhosis, erupsi menyerupai akne, hipopigmentasis, dermatitis perioral, dermatitis kontak alergik. Pemakaian pembalut oklusif dapat meningkatkan insiden maserasi kulit infeksi sekunder, atropi kulit, strie, miliaria. Pemakaian topikal Gentamisin menyebabkan iritasi sementara (eritema dan pruritus).


PERINGATAN DAN PERHATIAN

- Hentikan pengobatan bila terjadi iritasi atau sensitisasi.
- Jangan digunakan pada anak-anak dibawah umur 2 tahun.
- Pemakaian jangka panjang secara terus menerus hendaknya dihindarkan karena dapat menimbulkan organisme yang tidak peka,khususnya pada bayi dan anak-anak dapat menyebabkan supresi adrenal walaupun tidak menggunakan pembalut.
- Penggunaan pada muka dan pada daerah yang luas atau jangka panjang dapat menyebabkan efek nefrotoksisitas dan ototoksisitas serta atropi lokal pada kulit. Penggunaan pada anak-anak dan pada muka diba-tasi hanya 5 hari dan jangan menggunakan pembalut.
- Jangan digunakan pada mata dan pada membran mukosa. Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.
- Penggunaan Kombinasi mi lebin aan 7 han tidak memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan steroid tunggal.


DOSIS :


Oleskan pada tempat kelainan 2 - 3 kali sehari.




KEMASAN :


Benoson krim : Tube @ Netto 5 gram.
No. Reg. DKL 8502306429


A1 Tube @ Netto 15 gram.
No. Reg. DKL 8502306429


A1 Benoson G krim :Tube @ Netto 10 gram.
No. Reg. DKL 9602321629


A1 Benoson M krim :Tube @ Netto 5 gram.
No. Reg. DKL 9602322929


A1 Benoson N krim :Tube @ Netto 5  gram-
No. Reg. D 2018376


Tube @ Netto 15 gram
No. Reg. DKL 8502307929


A1 Benoson V krim :Tube @ Netto 5  gram
No. Reg. D 2018375



HARUS DENGAN RESEP DOKTER SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25 - 30)°C DAN TEMPAT KERING

CODE: R2
Harga Per Satuan Terkecil : Rp42,350.00
BENOSON krim



KOMPOSISI :


Benoson krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat) Benoson G krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat)+ 0,1 % Gentamisin (sebagai sulfat) Benoson M krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat)+ 2 % Mikonazol nitrat
Benoson N krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat)+ 0,5% Neomisin Sulfat
Benoson V krim : 0,1% Betametason (sebagai 17 valerat)+ 3% Vioform



KHASIAT :



Betametason adalah salah satu golongan steroid yang mempunyai sifat sebagai antipruritik dan vasokontriktif.
Gentamicin sulfat merupakan antibiotik aminoglikosida broad spectrum yang mempunyai sifat membunuh bacteri,Gentamicin berikatan secara irreversibel dengan sub unit 30Sdari ribosom bacteri,memblok sintesis protein dengan menghambat pergerakkan peptidyl-t RNA yang berhubungan dengan translokasi,juga meningkatkan frekuensi salah baca dari nilai kode genetik sampai interaksi kodon-antikodon yang tidak tepat. Mikonazol mempunyai aktivitas anti fungi terhadap dermatophyta dan spesies candida. Neomicin adalah antibiotika spektrum luas,banyak digunakan pada macam-macam infeksi kulit dan mukosa yang disebabkan mikroorganisme yang peka terhadap neomisin. Vioform mempunyai sifat bakteri fungisid yang digunakan secara lokal pada macam-macam dermatitis,termasuk ekstrim,impetigo,psoriasis akut,atopic dermatitis dsb.




INDIKASI :


Meringankan inflamasi dari dematosis yang responsif terhadap kortikosteroid (benoson krim)

* Bila inflamasi disertai infeksi bakteri sekunder dan jamur (Benoson N krim) atau gentamicin (Benoson G krim)
* Bila inflamasi disertai infeksi jamur (Benoson M Krim)
* Bila inflamasi disertai infeksi bakteri sekunder dan jamur (Benoson V krim)

KONTRA INDIKASI :


- Sensitivitas terhadap setiap komponen.
- Herpes simplex, vaccinia, varicella, chickenpox, tuberkulosis kulit.
- Rosacea, akne vulgaris dan perioral dermatitis, perianal dan gatal pada alat kelamin, erupsi napkin dan infeksi virus.


EFEK SAMPING :

- Reaksi alergi
- Hipersensitif.
- Pada pemakaian topikal dapat mengakibatkan efek samping lokal rasa terbakar,gatal,iritasi,kulit kering,folikutilis,hipertrikhosis, erupsi menyerupai akne, hipopigmentasis, dermatitis perioral, dermatitis kontak alergik.
Pemakaian pembalut oklusif dapat meningkatkan insiden maserasi kulit infeksi sekunder, atropi kulit, strie, miliaria.
Pemakaian topikal Gentamisin menyebabkan iritasi sementara (eritema dan pruritus).


PERINGATAN DAN PERHATIAN

- Hentikan pengobatan bila terjadi iritasi atau sensitisasi.
- Jangan digunakan pada anak-anak dibawah umur 2 tahun.
- Pemakaian jangka panjang secara terus menerus hendaknya dihindarkan karena dapat menimbulkan organisme yang tidak peka,khususnya pada bayi dan anak-anak dapat menyebabkan supresi adrenal walaupun tidak menggunakan pembalut.
- Penggunaan pada muka dan pada daerah yang luas atau jangka panjang dapat menyebabkan efek nefrotoksisitas dan ototoksisitas serta atropi lokal pada kulit. Penggunaan pada anak-anak dan pada muka diba-tasi hanya 5 hari dan jangan menggunakan pembalut.
- Jangan digunakan pada mata dan pada membran mukosa. Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.
- Penggunaan Kombinasi mi lebin aan 7 han tidak memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan steroid tunggal.


DOSIS :


Oleskan pada tempat kelainan 2 - 3 kali sehari.




KEMASAN :


Benoson krim : Tube @ Netto 5 gram.
No. Reg. DKL 8502306429


A1 Tube @ Netto 15 gram.
No. Reg. DKL 8502306429


A1 Benoson G krim :Tube @ Netto 10 gram.
No. Reg. DKL 9602321629


A1 Benoson M krim :Tube @ Netto 5 gram.
No. Reg. DKL 9602322929


A1 Benoson N krim :Tube @ Netto 5  gram-
No. Reg. D 2018376


Tube @ Netto 15 gram
No. Reg. DKL 8502307929


A1 Benoson V krim :Tube @ Netto 5  gram
No. Reg. D 2018375



HARUS DENGAN RESEP DOKTER SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25 - 30)°C DAN TEMPAT KERING
 
CODE: R3
Harga Per Satuan Terkecil : Rp36,300.00
BENOSON krim



KOMPOSISI :


Benoson krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat) Benoson G krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat)+ 0,1 % Gentamisin (sebagai sulfat) Benoson M krim : 0,1 % Betametason (sebagai 17 valerat)+ 2 % Mikonazol nitrat
Benoson N krim : 0.1% Betametason (sebagai 17 valerat)+ 0,5% Neomisin Sulfat
Benoson V krim : 0,1% Betametason (sebagai 17 valerat)+ 3% Vioform



KHASIAT :



Betametason adalah salah satu golongan steroid yang mempunyai sifat sebagai antipruritik dan vasokontriktif.
Gentamicin sulfat merupakan antibiotik aminoglikosida broad spectrum yang mempunyai sifat membunuh bacteri,Gentamicin berikatan secara irreversibel dengan sub unit 30Sdari ribosom bacteri,memblok sintesis protein dengan menghambat pergerakkan peptidyl-t RNA yang berhubungan dengan translokasi,juga meningkatkan frekuensi salah baca dari nilai kode genetik sampai interaksi kodon-antikodon yang tidak tepat. Mikonazol mempunyai aktivitas anti fungi terhadap dermatophyta dan spesies candida. Neomicin adalah antibiotika spektrum luas,banyak digunakan pada macam-macam infeksi kulit dan mukosa yang disebabkan mikroorganisme yang peka terhadap neomisin. Vioform mempunyai sifat bakteri fungisid yang digunakan secara lokal pada macam-macam dermatitis,termasuk ekstrim,impetigo,psoriasis akut,atopic dermatitis dsb.




INDIKASI :


Meringankan inflamasi dari dematosis yang responsif terhadap kortikosteroid (benoson krim)

* Bila inflamasi disertai infeksi bakteri sekunder dan jamur (Benoson N krim) atau gentamicin (Benoson G krim)
* Bila inflamasi disertai infeksi jamur (Benoson M Krim)
* Bila inflamasi disertai infeksi bakteri sekunder dan jamur (Benoson V krim)


KONTRA INDIKASI :

- Sensitivitas terhadap setiap komponen.
- Herpes simplex, vaccinia, varicella, chickenpox, tuberkulosis kulit.
- Rosacea, akne vulgaris dan perioral dermatitis, perianal dan gatal pada alat kelamin, erupsi napkin dan infeksi virus.


EFEK SAMPING :

- Reaksi alergi
- Hipersensitif.
- Pada pemakaian topikal dapat mengakibatkan efek samping lokal rasa terbakar,gatal,iritasi,kulit kering,folikutilis,hipertrikhosis, erupsi menyerupai akne, hipopigmentasis, dermatitis perioral, dermatitis kontak alergik. Pemakaian pembalut oklusif dapat meningkatkan insiden maserasi kulit infeksi sekunder, atropi kulit, strie, miliaria. Pemakaian topikal Gentamisin menyebabkan iritasi sementara (eritema dan pruritus).

PERINGATAN DAN PERHATIAN


- Hentikan pengobatan bila terjadi iritasi atau sensitisasi.
- Jangan digunakan pada anak-anak dibawah umur 2 tahun.
- Pemakaian jangka panjang secara terus menerus hendaknya dihindarkan karena dapat menimbulkan organisme yang tidak peka,khususnya pada bayi dan anak-anak dapat menyebabkan supresi adrenal walaupun tidak menggunakan pembalut.
- Penggunaan pada muka dan pada daerah yang luas atau jangka panjang dapat menyebabkan efek nefrotoksisitas dan ototoksisitas serta atropi lokal pada kulit. Penggunaan pada anak-anak dan pada muka diba-tasi hanya 5 hari dan jangan menggunakan pembalut.
- Jangan digunakan pada mata dan pada membran mukosa. • Hati-hati penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.
- Penggunaan Kombinasi mi lebin aan 7 han tidak memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan steroid tunggal.


DOSIS :


Oleskan pada tempat kelainan 2 - 3 kali sehari.




KEMASAN :


Benoson krim : Tube @ Netto 5 gram.
No. Reg. DKL 8502306429


A1 Tube @ Netto 15 gram.
No. Reg. DKL 8502306429


A1 Benoson G krim :Tube @ Netto 10 gram.
No. Reg. DKL 9602321629


A1 Benoson M krim :Tube @ Netto 5 gram.
No. Reg. DKL 9602322929


A1 Benoson N krim :Tube @ Netto 5  gram-
No. Reg. D 2018376


Tube @ Netto 15 gram
No. Reg. DKL 8502307929


A1 Benoson V krim :Tube @ Netto 5  gram
No. Reg. D 2018375



HARUS DENGAN RESEP DOKTER SIMPAN PADA SUHU KAMAR (25 - 30)°C DAN TEMPAT KERING
 
 

1 komentar: